Pengenalan Pesantren

       Pesantren Ar-Rohmah adalah Pondok Pesantren Salaf dengan pendidikan kitab kitab klasik. Pondok Ar-Rohmah berdiri di tengah kota Grabag di bawah Gunung Andong yang indah dan udara yang sejuk, hal tersebut memungkinkan santri belajar lebih tenang dan lebih kondusif. Pondok ini terletak di desa Krajan RT 06/ RW 02, Grabag, Magelang

    Pondok Pesantren Ar-Rohmah didirikan pada tahun 1919 oleh Bapak Kyai Rohmat Barnawi. Beliau adalah putra bungsu dari lima bersaudara. Semenjak kecil beliau mencintai ilmu agama. Oleh karena itu, orangtuanya memasukkan beliau ke pondok pesantren di daerah Punduh. 

     Sepulang dari Pondok Pesantren beliau mendirikan majlis ta'lim. Karena merasa belum puas dengan ilmu yang dimiliki maka beliau kembali menuntut ilmu ke beberapa pesantren. Setelah kepulangan beliau dari beberapa pesantren dan sudah memantapkan diri untuk mukim barulah beliau mendirikan pondok pesantren Ar-Rohmah yg berada di daerah Grabag Magelang. Beliau meninggal dalam usia yang masih muda dan kepemimpinan Pondok Ar-Rohmah dilanjutkan oleh generasi kedua yaitu Bapak KH. Muhammad Syahri. 

     Generasi ini dimulai pada tahun 1939 - 1989. KH Syahri dibesarkan di kota wali Kadilangu, Demak. Setelah remaja beliau menuntut ilmu Agama di pesantren Ar Rohmah. Karena kecerdasannya, mudah bergaul, dan tegas maka setelah beberapa lama tinggal di pesantren beliau diangkat menjadi lurah pondok. Selain mengasuh santrinya beliau juga berdakwah dibeberapa desa dengan bermodalkan lampu petromax.

    Pada saat ini Pondok Pesantren Ar-Rohmah di bawah kepemimpinan KH Achmad Afief Syahri. Beliau adalah putra dari KH Muhammad Syahri  dan ibu Nyai Zuhra. Selepas dari SMP 1 Grabag, beliau diantar ke pesantren API Tegalrejo Magelang. Setelah mondok di pesantren tersebut beliau ingin mendalami ilmu alat, maka beliau mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Sarang, Lasem. Tidak hanya sampai disitu saja, beliau juga melanjutkan menuntut ilmu di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sebelum beliau mukim di Grabag beliau berdakwah di desa desa terpencil di Gunungkidul. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Visi dan Misi